๐ป๐ธ๐ฟ๐ ๐ ๐ฐ๐ฝ ๐ ๐ ๐ ๐ฐ๐ฑ๐ฐ๐ ๐ฐ Neอคwsอ – SURABAYA, Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 9 Februari 2026 dimaknai sebagai momentum penguatan peran pers dalam menjaga demokrasi dan kepentingan publik. Jurnalis LiputanSurabaya.id, Musthofa, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh insan pers seraya menegaskan pentingnya profesionalisme dan independensi media di tengah dinamika informasi yang kian kompleks.
Mengusung tema โPers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuatโ, Musthofa menilai pers memiliki posisi strategis sebagai pengawal kebijakan publik sekaligus pilar kontrol sosial. Menurutnya, pers yang sehat adalah pers yang bekerja berdasarkan fakta, menjunjung tinggi kode etik jurnalistik, serta berani menyuarakan kebenaran melalui peliputan yang berimbang dan akurat.
Ia menekankan bahwa tantangan pers saat ini tidak hanya berkutat pada kecepatan arus informasi, tetapi juga tekanan ekonomi media dan maraknya hoaks. Kondisi tersebut, lanjutnya, menuntut jurnalis untuk memperkuat jurnalisme investigatif sebagai instrumen penting dalam mengungkap fakta, membongkar penyimpangan, dan memastikan transparansi di ruang publik.
Sebagai media lokal, LiputanSurabaya.id disebut berkomitmen menjaga kualitas pemberitaan melalui verifikasi berlapis, konfirmasi narasumber, serta penguatan liputan mendalam. โJurnalisme investigasi adalah ruh pers yang bertanggung jawab. Di situlah kepercayaan publik dibangun,โ ujarnya.
Peringatan HPN 2026 juga menjadi pengingat akan pentingnya solidaritas antarinsan pers dalam menjaga kebebasan pers dan menolak segala bentuk intimidasi maupun kriminalisasi terhadap jurnalis. Musthofa berharap, pers Indonesia terus bertransformasi menjadi kekuatan moral yang mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang transparan dan berkeadilan.
Dengan semangat Hari Pers Nasional 2026, insan pers diharapkan konsisten menghadirkan informasi yang mencerahkan, mencerdaskan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas, demi terwujudnya pers yang sehat, ekonomi yang berdaulat, dan bangsa yang kuat.










