Pemkot Surabaya Bentuk Satgas Terpadu Tangani Premanisme dan Ormas Bermasalah

Liputan Surabaya โ€“ SURABAYA, Pemerintah Kota Surabaya resmi membentuk Satgas Terpadu Operasi Penanganan Premanisme dan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Bermasalah melalui apel bersama yang digelar di Halaman Balai Kota Surabaya, Senin pagi (5/1/2026).

Apel yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Surabaya Dr. Eri Cahyadi, S.T., M.T. selaku pembina apel dan diikuti sekitar 500 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, Pemerintah Kota Surabaya, serta instansi terkait lainnya.

Dalam amanatnya, Wali Kota Surabaya menegaskan bahwa pembentukan Satgas Terpadu merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta menciptakan iklim investasi dan dunia usaha yang kondusif di Kota Surabaya.

SIMAK JUGA   Polrestabes Surabaya Sukses Amankan Pertandingan Sengit BRI Liga 1: Persebaya vs Persib

โ€œSurabaya tidak boleh ada kejahatan, kekerasan, dan pemaksaan dalam bentuk apa pun. Jika terjadi, masyarakat diminta segera melapor melalui layanan darurat 112 agar aparat dapat bertindak cepat dan tegas,โ€ tegas Eri Cahyadi.

Bacaan Lainnya
SIMAK JUGA   Tasyakuran Kenaikan Pangkat Bapak Joko Setiawan dari Koptu ke Kopka Kodim 0830 Surabaya
LIPUTAN SURABAYA

Ia juga mengungkapkan bahwa maraknya praktik premanisme di Surabaya kerap berawal dari sengketa lahan. Oleh karena itu, Pemkot Surabaya turut membentuk Satgas Mafia Tanah yang melibatkan Badan Pertanahan Nasional (BPN), Kejaksaan, Pengadilan Negeri, serta unsur TNI dan Polri.

โ€œPermasalahan yang seharusnya bisa diselesaikan secara baik-baik masih sering melibatkan pihak ketiga yang berujung pada intimidasi. Dengan adanya Satgas ini, masyarakat diharapkan tidak takut melapor,โ€ tambahnya.

Apel pembentukan Satgas Terpadu ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Kaskogartap III/Surabaya Brigjen TNI (Mar) Danuri, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol. Dr. Luthfie Sulistiawan, Dandim 0830/Surabaya Kolonel Inf Bambang Raditya, Kajari Kota Surabaya Ajie Prasetya, serta jajaran OPD, camat, dan aparat kewilayahan se-Kota Surabaya.

SIMAK JUGA   Kapolri Beri Apresiasi Langsung ke TNI yang 'Berputar' dan Tim Gabungan Evakuasi Kapolda Jambi

Pembentukan Satgas Terpadu ini dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam menindak tegas praktik premanisme dan aktivitas ormas bermasalah yang berpotensi mengganggu stabilitas sosial, keamanan, serta perekonomian di Kota Surabaya.

(“RED”)

HYT AKSESORIS

BAKSO PAK SAN DEPAN TUGU PAHLAWAN ๐Ÿ’ฏ

Pos terkait