Wali Kota Eri Cahyadi Tegaskan Proyek Box Culvert di Jl. Juwingan Surabaya Harus Sesuai Standar dan Transparan

Liputan Surabaya – Surabaya, 25 Oktober 2025 – Proyek pemasangan box culvert di Jl. Juwingan, Surabaya, yang menggunakan dana dari Anggaran Kegiatan Pemberdayaan Kelurahan (DAKEL), menuai sorotan tajam dari warga sekitar. Pekerjaan yang dinilai asal-asalan dan tidak profesional itu menimbulkan kekhawatiran soal kualitas dan ketahanan konstruksi.

 

Pantauan tim investigasi media ini di lapangan menemukan sejumlah kejanggalan dalam proses pengerjaan. Beberapa U-dit tampak retak, namun tetap dipaksakan terpasang meski kondisi debit air di lokasi masih tinggi. Pekerjaan yang dilakukan tanpa memperhatikan kondisi teknis tersebut dinilai berpotensi merusak struktur saluran dan mengurangi usia pakai proyek dalam jangka panjang.

Bacaan Lainnya
SIMAK JUGA   Kapolda Jatim Lepas 549 Pembalap Ramaikan Road to Tour of Kemala Seri 3 Gresik Criterium 2023
LIPUTAN SURABAYA

Ketika dikonfirmasi, pihak pelaksana proyek dan pengawas lapangan mengklaim seluruh pekerjaan telah dilakukan sesuai standar dan aturan yang berlaku. Namun, pernyataan tersebut bertolak belakang dengan fakta di lapangan serta keluhan warga yang menilai proyek tersebut jauh dari kata layak.

Warga juga menyoroti penggunaan tanah bekas galian yang hanya dijadikan urugan di sisi saluran tanpa campuran sirtu (pasir batu). Cara kerja seperti ini dianggap tidak profesional dan berpotensi mengurangi kualitas hasil akhir proyek.

SIMAK JUGA   Sinergitas, Polisi bersama TNI dan Masyarakat Laksanakan "Gugur Gunung" di TPU Kota Malang

Selain itu, pelaksana proyek diduga mengabaikan ketentuan Peraturan Presiden (Perpres) No. 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah serta Undang-Undang (UU) No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Minimnya transparansi memperkuat dugaan adanya ketidakterbukaan dalam pelaksanaan proyek yang bersumber dari dana publik tersebut.

“Kami hanya ingin proyek ini dikerjakan dengan benar. Dana Kelurahan itu uang rakyat, bukan untuk dihambur-hamburkan dengan pekerjaan asal-asalan,” ujar salah satu warga Jl. Juwingan yang enggan disebutkan namanya.

Menanggapi laporan tersebut, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan bahwa seluruh proyek pemerintah, terutama yang menggunakan anggaran publik, harus dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai spesifikasi teknis.

SIMAK JUGA   Satlantas Polrestabes Surabaya Terus Berbenah, Siaga Penuh Kawal Gerak Jalan Mojosuro 2025

“Tidak boleh ada proyek yang dikerjakan asal-asalan. Semua pekerjaan harus sesuai aturan, karena tujuannya adalah untuk kepentingan masyarakat,” tegas Eri Cahyadi.

Eri juga memastikan pihaknya akan mengevaluasi pelaksanaan proyek di Jl. Juwingan dan menindak tegas apabila ditemukan adanya pelanggaran atau penyimpangan dalam proses pengerjaan.

Proyek box culvert di Jl. Juwingan Surabaya kini menjadi contoh nyata pentingnya pengawasan ketat, transparansi, dan akuntabilitas dalam setiap pelaksanaan kegiatan pembangunan yang menggunakan Dana Kelurahan (DAKEL). Warga berharap Pemkot Surabaya segera melakukan langkah korektif agar proyek ini benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Pewarta : (JL)

HYT AKSESORIS

BAKSO PAK SAN DEPAN TUGU PAHLAWAN 💯

Pos terkait