Liputan Surabaya – Surabaya, Tim LiputanSurabaya.id melakukan penelusuran langsung ke KB Samsat Surabaya Selatan setelah menerima laporan warga terkait kerumitan proses perpanjangan STNK 5 tahunan. Di tengah antrean yang cukup padat, muncul pemandangan berbeda: dua petugas, Aiptu Yogi dari Ditlantas Polda Jatim dan PHL Devi, tampak bergerak cepat mendatangi wajib pajak yang mengalami kesulitan.
( Aiptu Yogi Dan PHL Devi )
Investigasi di lapangan mengungkap bahwa banyak masyarakat masih belum memahami alur proses perpanjangan lima tahunan, terutama perpindahan dari pengecekan fisik, pengisian formulir, hingga verifikasi berkas di loket. Kerumitan berkas inilah yang kerap membuat warga panik dan salah langkah.
Namun hal tersebut tidak berlangsung lama. Ketika seorang bapak tampak kebingungan saat menulis berkas dan melengkapi dokumen persyaratan, Aiptu Yogi segera turun tangan. Dengan gaya komunikatif khas pelayanan humanis, ia menenangkan wajib pajak itu sembari menjelaskan satu per satu tahap yang harus dilalui.
Di sisi lain, PHL Devi, yang setiap hari berjaga membantu pelayanan, tampil cekatan membantu menuliskan formulir dan mengarahkan langkah berikutnya. Tak ada nada tinggi, tak ada kesan menggurui โ semua dilakukan dengan pendekatan ramah dan sopan.
Dari hasil pemantauan, pola pelayanan seperti ini tidak hanya memotong waktu kebingungan wajib pajak, tetapi juga mencegah terjadinya celah bagi oknum calo yang memanfaatkan kelengahan warga dalam proses administrasi.
Aiptu Yogi menegaskan bahwa pendampingan seperti ini merupakan bagian dari komitmen Ditlantas Polda Jatim untuk menghadirkan pelayanan lebih manusiawi dan tidak membebani masyarakat.
โKita hadir bukan sekadar mengawasi, tapi membantu. Kalau warga bingung, kami jelaskan. Kalau warga kesulitan menulis berkas, kami bantu langsung. Pelayanan harus dirasakan, bukan hanya terlihat,โ ujarnya.
Investigasi LiputanSurabaya.id juga menemukan bahwa pendekatan humanis ini menjadi salah satu strategi Samsat Surabaya Selatan mengurangi keluhan masyarakat. Beberapa warga yang ditemui menyebut hadirnya Aiptu Yogi dan Devi membuat proses jauh lebih mudah.
Dengan temuan ini, tim menyimpulkan bahwa KB Samsat Surabaya Selatan telah menunjukkan praktik pelayanan publik yang patut dijadikan contoh, di tengah maraknya keluhan birokrasi yang berbelit-belit di tempat lain.
Pelayanan cepat, ramah, dan transparan โ inilah wajah baru yang ingin ditunjukkan Samsat Surabaya Selatan kepada masyarakat.
Pewarta : (Tp)










