๐ป๐ธ๐ฟ๐ ๐ ๐ฐ๐ฝ ๐ ๐ ๐ ๐ฐ๐ฑ๐ฐ๐ ๐ฐ Neอคwsอ Jakarta, Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya seorang pengemudi ojek online (ojol) karena dilindas kendaraan taktis (rantis) milik Brimob di kawasan Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025) malam, saat aksi demo mahasiswa ricuh.
โSaya atas nama pimpinan Polda Metro, yang kedua bersama satuan, menyampaikan permohonan maaf yang mendalam dan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum,โ kata Irjen Asep dalam konferensi pers di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat, Jumat (29/8/2025) dini hari.
Irjen Asep menegaskan, akan menindak tegas anggota yang terbukti melakukan pelanggaran dalam insiden tersebut.
โPelaku akan kami serahkan kepada Bapak Kadiv Propam untuk prosesnya,โ kata jenderal bintang dua itu.
Kapolda Irjen Asep belum menyebutkan secara rinci jumlah korban dalam peristiwa itu. Namun yang pasti seorang pengemudi ojol tewas usai terlindad rantis Brimob Polda.
Irjen Asep menyatakan telah bertemu langsung dengan pihak keluarga korban.
โApa-apa yang menjadi tanggungan di rumah sakit dan untuk ke depannya itu ditanggung kami semuanya,โ tuturnya.
Irjen Asep juga menyampaikan dukacita mendalam atas meninggalnya seorang ojek online usai terlintas kendaraan rantis Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat.
โHari ini kami sangat berduka sekali kehilangan saudara kita yang mana ada kejadian tadi. Saya atas nama pimpinan Polda Metro menyampaikan permohonan maaf yang mendalam dan turut berduka cita atas meninggalnya almarhum,โ ujar Irjen Asep.
Irjen Asep menyebut bahwa dirinya sudah bertemu langsung dengan keluarga korban dan hal ini menjadi pembelajaran bagi semuanya.
โKebetulan saya sudah bertemu dengan keluarga almarhum. Dan tentunya ini jadi pembelajaran bagi kita semua agar kita bisa merasakan apa yang sekarang dirasakan oleh keluarga almarhum,โ kata Asep.
Dia juga memastikan akan memproses hukum anggota Brimob yang terlibat dalam peristiwa tersebut.
Di kesempatan sama, Kadiv Propam Polri Irjen Pol Abdul Karim menyebut akan menangani kasus tersebut secara transparan.
Pewarta : Musthofa