Liputan Surabaya – SURABAYA, Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-99 Persebaya Surabaya dirayakan oleh berbagai elemen suporter dan komunitas pecinta Bajul Ijo. Salah satunya Komunitas Timur Keras yang menggelar tasyakuran di Mabes Timur Keras pada Selasa malam (17/6/2026).
Acara yang diprakarsai oleh dedengkot Komunitas Timur Keras, Lutfi, tersebut menjadi bentuk rasa syukur sekaligus ungkapan kecintaan terhadap klub kebanggaan warga Surabaya yang kini memasuki usia ke-99 tahun.
Dalam sambutannya, Lutfi menyampaikan harapan agar Persebaya terus berkembang dan mampu meraih prestasi yang membanggakan di tingkat nasional. Ia menilai Persebaya bukan hanya sebuah klub sepak bola, tetapi juga simbol kebanggaan dan pemersatu masyarakat Kota Pahlawan.
โTasyakuran ini merupakan bentuk rasa syukur kami sebagai bagian dari keluarga besar Persebaya. Semoga di usia ke-99 tahun ini, Persebaya semakin sukses, berprestasi, dan tetap menjadi pemersatu bagi seluruh Bonek,โ ujar Lutfi.
Kegiatan tersebut dihadiri anggota komunitas serta sejumlah pendukung Persebaya. Selain menggelar doa bersama, acara juga diisi dengan ramah tamah dan diskusi mengenai perjalanan panjang Persebaya sejak berdiri hingga saat ini.
Momentum peringatan HUT ke-99 Persebaya dimanfaatkan para suporter untuk mempererat solidaritas dan menjaga semangat persaudaraan dalam mendukung tim berjuluk Bajul Ijo. Semangat kebersamaan yang menjadi identitas Bonek terus digaungkan sebagai bentuk dukungan moral bagi klub kebanggaan Arek Suroboyo.
Melalui slogan โSatu Nyali Waniโ, Komunitas Timur Keras berharap Persebaya mampu mempertahankan eksistensinya sebagai salah satu klub besar Indonesia serta menyongsong usia satu abad dengan berbagai pencapaian yang membanggakan.
Perayaan tasyakuran tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan, mencerminkan kuatnya ikatan emosional antara suporter dan Persebaya yang telah menjadi bagian dari sejarah panjang sepak bola Surabaya.
Pewarta : (Tp)



