Pembunuhan Sadis di Sidotopo Surabaya, Pria Asal Sampang Tewas Bersimbah Darah

Gambar Gravatar
          
          
chatgptgemini

Liputan Surabaya – Surabaya, Aksi pembunuhan brutal mengguncang Surabaya, Rabu (29/4/2026) pagi. Seorang pria bernama Hasan (37), warga asal Dusun Pandan, Omben, Sampang, ditemukan tewas mengenaskan di kawasan padat penduduk Jalan Sidotopo Sekolahan 2, Kelurahan Pegirian, Kecamatan Semampir.

Korban ditemukan sekitar pukul 07.30 WIB dalam kondisi bersimbah darah dengan sejumlah luka sabetan senjata tajam di tubuhnya. Luka paling parah terlihat di bagian punggung, yang diduga menjadi penyebab utama korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

Peristiwa tersebut sontak memicu kepanikan warga. Lingkungan yang sebelumnya tenang mendadak berubah mencekam. Warga berbondong-bondong mendatangi lokasi untuk memastikan kejadian yang terjadi di tengah permukiman padat tersebut.

SIMAK JUGA  Satgas Polres Malang Grebek Home Industri Pengemasan Minyak Goreng Curah Ilegal

Ketua RT 16 RW 11 setempat, Mustofa, mengatakan warga pertama kali mengetahui kejadian itu saat pagi hari ketika aktivitas mulai berlangsung.

Bacaan Lainnya
LIPUTAN SURABAYA

“Kejadiannya sekitar pukul 07.30 WIB. Warga langsung geger karena korban sudah dalam kondisi bersimbah darah,” ujarnya kepada wartawan.

SIMAK JUGA  Pastikan Logistik Pilkada 2024 Aman Kapolres Tanjung Perak Bersama Forkopimda Kota Surabaya Cek Gudang KPU Kota Surabaya

Dari informasi yang dihimpun, korban diketahui baru kembali dari Malaysia sekitar dua bulan lalu setelah bekerja sebagai pekerja migran. Selama ini, korban tinggal di wilayah Sidotopo Sekolahan 2 RT 15 RW 11.

Hingga kini, motif pembunuhan masih belum terungkap. Aparat dari Polsek Semampir bersama Tim Inafis Polres Pelabuhan Tanjung Perak telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi guna mengamankan lokasi.

Kanit Reskrim Polsek Semampir menyatakan kasus ini masih dalam tahap penyelidikan.

SIMAK JUGA  Posyan Polresta Malang Kota Beri Layanan Kepolisian dan Kesehatan, Pemudik Aman dan Berkesan

“Masih dalam proses lidik. Perkembangan akan disampaikan oleh pihak Polres,” ujarnya singkat.

Sementara itu, jenazah korban telah dievakuasi ke rumah sakit untuk keperluan autopsi. Polisi juga terus mengumpulkan keterangan saksi serta menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi guna mengungkap pelaku.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena terjadi di kawasan padat penduduk pada pagi hari. Warga berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap pelaku dan motif di balik pembunuhan tersebut demi menjaga keamanan lingkungan tetap kondusif.

Pewarta : Tp

HYT AKSESORIS

BAKSO PAK SAN DEPAN TUGU PAHLAWAN 💯