Satreskrim Polrestabes Surabaya Bongkar Jaringan Scamming Internasional

ย ย  ย  ย  ย  ย 

Liputan Surabaya – Surabaya, Satreskrim Polrestabes Surabaya berhasil membongkar dugaan jaringan penipuan online internasional (scamming) yang beroperasi lintas wilayah di Indonesia, mulai dari Surabaya, Solo hingga Bali. Pengungkapan kasus besar tersebut bermula dari laporan otoritas Jepang terkait dugaan penyekapan warga negara asing di Indonesia.

Kapolrestabes Surabaya, Luthfie Sulistiawan, mengungkapkan bahwa kasus ini terkuak saat aparat kepolisian melakukan penyelidikan terhadap dugaan penculikan di sebuah rumah kontrakan di wilayah Surabaya.

Saat penggerebekan dilakukan, petugas mendapati tiga warga negara China, empat warga negara Jepang, serta dua warga negara Indonesia yang diketahui memiliki kewarganegaraan Singapura berada di lokasi tersebut.

โ€œHasil penyelidikan diketahui rumah tersebut telah dikontrak selama dua tahun oleh seorang berinisial E, warga negara Indonesia,โ€ ujar Kombes Pol. Luthfie Sulistiawan.

Bacaan Lainnya
SIMAK JUGA  Polres Pelabuhan Tanjung Perak Berhasil Tekan Angka Kriminalitas Hingga 13 Persen di 2025
LIPUTAN SURABAYA

Dari hasil pemeriksaan terhadap E, polisi kemudian mengembangkan penyelidikan ke sejumlah lokasi lain yang diduga menjadi pusat operasi jaringan penipuan online internasional tersebut.

Namun saat lokasi kedua di Surabaya didatangi aparat, tempat itu sudah dalam keadaan kosong. Berdasarkan hasil pendalaman, lokasi tersebut sebelumnya diduga digunakan sebagai markas operasi scamming yang melibatkan sekitar 32 warga negara China.

Diduga para pelaku melarikan diri setelah mengetahui lokasi pertama tengah diselidiki aparat. Untuk menghindari pengejaran, mereka disebut berpindah-pindah tempat dan sempat menginap di enam hotel berbeda di Surabaya.

Dalam operasi lanjutan, aparat kembali berhasil mengamankan enam warga negara Jepang bersama sejumlah warga negara China di salah satu hotel di Surabaya.

Pengembangan kasus terus dilakukan hingga polisi memperoleh informasi keberadaan kelompok lainnya di kawasan Plaza Surabaya dan salah satu pusat perbelanjaan lain. Dari lokasi tersebut, petugas kembali mengamankan puluhan warga asing yang terdiri dari warga negara China dan Taiwan.

SIMAK JUGA  Kapolrestabes Surabaya Cek Kesiapan Pengamanan Gudang Logistik KPU

Polisi selanjutnya menemukan dugaan lokasi ketiga di Jalan Raya Darmo Permai I Nomor 79 Surabaya. Namun saat dilakukan penggerebekan, lokasi tersebut juga telah ditinggalkan penghuninya.

Meski demikian, hasil penyelidikan mengarah kepada salah satu pengelola jaringan berinisial A, warga negara China. Polisi kemudian melakukan penangkapan lanjutan dan mengamankan sejumlah warga asing lainnya yang diduga masih terhubung dengan jaringan tersebut.

Penyelidikan kemudian berkembang ke Solo. Polisi menduga terdapat seorang pimpinan jaringan berinisial S yang mengendalikan operasi di wilayah tersebut dan masih terhubung dengan jaringan Surabaya.

Saat petugas mendatangi lokasi di Solo, tempat tersebut juga sudah kosong. Polisi hanya menemukan 24 koper milik para penghuni yang diduga kabur sebelum penggerebekan dilakukan.

SIMAK JUGA  Kapolsek Tegalsari Turun Tangan Amankan Tersangka Curanmor dari Amukan Warga

Pengembangan kasus berlanjut hingga ke Bali. Di wilayah itu, aparat berhasil mengamankan lima warga negara Taiwan dan enam warga negara China yang diduga merupakan bagian dari jaringan yang sama.

Hingga kini, jumlah korban yang berhasil diidentifikasi mencapai 44 orang. Polisi masih terus melakukan pendalaman guna mengungkap keseluruhan jaringan penipuan online internasional lintas negara tersebut.

โ€œKami terus melakukan pengembangan terhadap setiap informasi yang diperoleh. Dalam pengungkapan kasus ini, kami juga dibantu tim Interpol untuk berkoordinasi terkait korban yang diduga berada di China maupun Jepang,โ€ jelas pihak kepolisian.

Kasus ini bermula dari informasi yang diterima aparat Indonesia dari ICCU Jepang terkait dugaan penyekapan warga asing di Indonesia yang kemudian berkembang menjadi pengungkapan jaringan besar penipuan online internasional lintas negara.

Pewarta : Tp

HYT AKSESORIS

BAKSO PAK SAN DEPAN TUGU PAHLAWAN ๐Ÿ’ฏ