Diduga Lemah Pengawasan, BNNP Jatim Dipecundangi Pecandu Narkotika

Gambar Gravatar
ย ย  ย  ย  ย  ย 

Bangkalan, Sudah diputuskan untuk menjalani rawat inap (ranap) selama 6 bulan oleh Tim Assesment Terpadu (TAT) Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Timur (BNNP Jatim) di rumah rehabilitasi Ashefa Griya Pusaka, namun 2 pecandu narkoba malah dapat berkeliaran diluar rumah rehabilitasi tersebut.

Seperti yang terpantau dari media sosial salah satu pecandu yang tidak lain adalah S yang diduga merupakan Kepala Desa (Kades) Manoan, Kecamatan Kokop, Kabupaten Bangkalan.

Sudah 2 kali, pria 36 tahun tersebut pamer telah keluar dari rumah rehabilitasi Ashefa Griya Pusaka yang beralamatkan di Jalan Kutisari XI – A No. 1 Surabaya.

SIMAK JUGA  Polda Jatim Siapkan 19.593 Personil Gabungan Untuk Operasi Ketupat Semeru 2023

Pada hari Selasa tanggal 11 Juli 2023 sekitar pukul 17.00 WIB, pria tersebut terpantau di aplikasi Tik Tok dengan nama “Tunggalaila” berada di wilayah Kabupaten Bangkalan bersama keluarganya.

Bacaan Lainnya
SIMAK JUGA  Waka Polda Jatim Pastikan Kesiapan Venue INKANAS Kapolri Cup 2024 di Kota Malang
LIPUTAN SURABAYA

Selang 2 hari, tepatnya pada hari Kamis, Tanggal 13 Juli 2023 sekitar pukul 16.30 WIB, media sosial Facebook (FB) S yang bernama “Kang Surya” melakukan live berada didalam mobil yang diduga di wilayah bangkalan.

Dari tindakan yang dilakukan oleh diduga Sang Kades Manoan ini, sudah jelas mengkangkangi keputusan yang sudah ditetapkan oleh TAT BNNP Jatim.

Kuat dugaan, berkeliarannya pecandu narkotika itu, ada persekongkolan dengan pihak rehabilitasi Ashefa Griya Pusaka.

Saat dikonfirmasi melalui pesan whatsapp (WA), Kasi TAT BNNP Jatim, Ibu Sofie mengatakan, dirinya baru mengetahui adanya kejadian tersebut.

SIMAK JUGA  BNNP Jatim dan BNNK Surabaya Penggeledahan Rumah di Dupak Masigit, Tindak Lanjut Kasus Kurir Sabu 15 Kg

“Wah, kammi baru tahu berita ini mas. Coba saya lihat dulu ya,” ucapnya singkat, Jum’at (14/07/2023) pagi.

Dari balasan yang disampaikan oleh Kasi TAT BNNP Jatim, Ibu Sofie, sudah menandakan bahwa lemahnya pengawasan BNNP Jatim terhadap para pecandu narkoba yang sudah di asessment untuk dirawat di rumah rehabilitasi narkoba. (Redaksi)

HYT AKSESORIS

BAKSO PAK SAN DEPAN TUGU PAHLAWAN ๐Ÿ’ฏ

Pos terkait