Anggaran Disorot, Aktivis Kecam Ancaman Somasi terhadap Wartawan

Gambar Gravatar
ย ย  ย  ย  ย  ย 

Liputan Surabaya – Bangkalan, Polemik dugaan ancaman somasi terhadap wartawan yang menyoroti transparansi anggaran PGRI Bangkalan menuai kecaman dari sejumlah aktivis dan elemen masyarakat. Mereka menilai langkah tersebut mencerminkan sikap antikritik dan berpotensi mencederai kebebasan pers sebagai pilar demokrasi.

Ketua Mahkota Forum Pemuda Bangkalan, Mukri (MK), menegaskan bahwa wartawan dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) memiliki hak menjalankan fungsi kontrol sosial yang dilindungi undang-undang. Menurutnya, kritik terhadap penggunaan anggaran merupakan bagian dari pengawasan publik, bukan tindakan yang patut dibungkam melalui ancaman hukum.

SIMAK JUGA  Polda Jatim Ungkap 195 Kasus 3C Selama Juni 2026, Amankan 222 Tersangka untuk Jaga Keamanan Masyarakat

โ€œPers dan LSM bekerja dilindungi undang-undang untuk menjalankan fungsi kontrol sosial. Kritik bukan ancaman, melainkan bagian dari pengawasan publik,โ€ ujar Mukri.

Sorotan terhadap transparansi anggaran tersebut memicu gelombang solidaritas dari sejumlah aktivis dan insan pers. Dalam aksi yang digelar, massa membawa berbagai poster bertuliskan โ€œTransparansi Anggaran Hak Publikโ€, โ€œPers Bekerja Dilindungi Undang-Undangโ€, hingga โ€œStop Ancaman Somasi terhadap Wartawanโ€.

Bacaan Lainnya
SIMAK JUGA  Polres Tuban Amankan Tersangka Komplotan Pencuri Sapi
LIPUTAN SURABAYA

Aktivis menilai, apabila terdapat keberatan terhadap pemberitaan, penyelesaiannya seharusnya dilakukan melalui hak jawab maupun klarifikasi sesuai mekanisme Undang-Undang Pers, bukan dengan intimidasi ataupun tekanan hukum yang dinilai dapat menghambat kerja jurnalistik.

Mereka juga menegaskan bahwa keterbukaan informasi terkait penggunaan anggaran merupakan hak masyarakat yang harus dijaga demi terciptanya tata kelola organisasi yang transparan dan akuntabel.

SIMAK JUGA  Pelayanan Humanis dan Penertiban Calo di Samsat Trosobo Dinilai Sejalan dengan Prinsip Pelayanan Publik

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PGRI Bangkalan terkait dugaan ancaman somasi terhadap wartawan tersebut. Namun desakan agar seluruh pihak menghormati kebebasan pers dan mengedepankan transparansi terus menguat di tengah masyarakat.

Pewarta : ( Tp )

HYT AKSESORIS

BAKSO PAK SAN DEPAN TUGU PAHLAWAN ๐Ÿ’ฏ