Jangan Diam: Hari Ini Wartawan, Besok Siapa?

Gambar Gravatar
          
          
chatgptgemini

Liputan Surabaya – Mojokerto, Kasus hukum yang menimpa wartawan Amir memicu perhatian serius dari kalangan insan pers dan praktisi hukum. Perkara tersebut dinilai bukan sekadar proses hukum biasa, melainkan menjadi indikator penting terhadap kondisi kebebasan pers di Indonesia.

Sejumlah pihak menyoroti adanya dugaan kejanggalan dalam penanganan kasus tersebut. Hal ini memunculkan pertanyaan publik terkait apakah proses hukum berjalan secara objektif atau justru terdapat indikasi kriminalisasi terhadap kerja jurnalistik.

SIMAK JUGA  Jelang Nataru Satgas Pangan Polda Jatim Sidak Pasar

Wartawan sebagai pilar demokrasi memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi dan melakukan kontrol sosial. Oleh karena itu, ketika seorang jurnalis berhadapan dengan proses hukum yang dipersoalkan, muncul kekhawatiran akan adanya tekanan terhadap kebebasan berekspresi.

Tim kuasa hukum Amir, yang dipimpin Advokat Rikha Permatasari, menegaskan bahwa hukum tidak boleh dijadikan alat pembungkam. Menurutnya, penegakan hukum harus berpijak pada prinsip keadilan dan transparansi.

“Hukum harus berdiri sebagai penjaga keadilan, bukan alat untuk menekan kebenaran atau melindungi kepentingan tertentu,” ujar Rikha dalam keterangannya.

SIMAK JUGA  Aksi Besar-Besaran Polisi di Bangkalan, Kades Lembung Gunong Buron Kasus TPPU Narkoba

Ia menambahkan, pihaknya bersama masyarakat dan insan pers akan terus mengawal proses hukum yang berjalan guna memastikan keadilan ditegakkan. Komitmen tersebut, lanjutnya, merupakan bagian dari upaya menjaga kepercayaan publik terhadap sistem hukum.

Kasus ini turut memunculkan gelombang solidaritas dari berbagai elemen masyarakat yang menyerukan pentingnya perlindungan terhadap jurnalis. Mereka menilai, apabila praktik kriminalisasi dibiarkan, maka akan berdampak pada melemahnya kebebasan pers dan demokrasi.

SIMAK JUGA  Peringati Harlah ke-4, Ini Harapan Ketua BNPM Surabaya 

Pengamat menilai, peristiwa ini harus menjadi perhatian bersama. Kebebasan pers merupakan salah satu pilar utama dalam sistem demokrasi yang menjamin hak publik untuk memperoleh informasi yang akurat dan berimbang.

Dengan demikian, penanganan kasus ini diharapkan dapat dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel, guna memastikan keadilan serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum di Indonesia.

Pewarta : Mus/Tp

HYT AKSESORIS

BAKSO PAK SAN DEPAN TUGU PAHLAWAN 💯

Pos terkait