Liputan Surabaya – JAKARTA โ Prabowo Subianto menegaskan bahwa arah pembangunan ekonomi nasional harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penciptaan lapangan kerja yang lebih luas. Dalam pidato ekonominya, Presiden menyoroti pentingnya investasi produktif, penguatan industri nasional, serta kesiapan tenaga kerja Indonesia menghadapi perubahan global.
Presiden menyampaikan bahwa tantangan ekonomi dunia yang terus berubah menuntut Indonesia memiliki strategi jangka panjang yang mampu menciptakan pertumbuhan berkelanjutan. Menurutnya, keberhasilan ekonomi tidak hanya diukur dari pertumbuhan angka, tetapi juga dari meningkatnya kesejahteraan masyarakat dan terbukanya kesempatan kerja bagi generasi muda.
Salah satu fokus utama yang disampaikan adalah penguatan sektor industri dan hilirisasi sumber daya alam. Kebijakan tersebut dinilai dapat memberikan nilai tambah ekonomi sekaligus menyerap lebih banyak tenaga kerja di berbagai daerah.
Selain itu, Presiden juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan vokasi. Penguasaan teknologi, kemampuan digital, dan keterampilan kerja yang sesuai kebutuhan industri disebut menjadi faktor penting dalam menghadapi persaingan global.
Di tengah perkembangan teknologi dan otomatisasi, pemerintah juga menilai perlunya menciptakan ekosistem ekonomi yang mendukung lahirnya wirausaha baru, pengembangan UMKM, serta industri kreatif yang mampu menjadi penggerak ekonomi nasional.
Pengamat ketenagakerjaan menilai masa depan pasar kerja Indonesia akan sangat ditentukan oleh kemampuan adaptasi tenaga kerja terhadap perubahan zaman. Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan institusi pendidikan dipandang menjadi kunci untuk menyiapkan generasi kerja yang kompetitif.
Dengan bonus demografi yang diperkirakan berlangsung dalam beberapa tahun ke depan, Indonesia dinilai memiliki peluang besar untuk memperkuat posisinya sebagai salah satu kekuatan ekonomi di kawasan, asalkan didukung kebijakan yang tepat serta pembangunan SDM yang berkelanjutan.
Reporter: Tim Redaksi









