Dugaan Penyalahgunaan Solar Subsidi di Tambang Galian (C) Camplong Kembali Jadi Sorotan

Gambar Gravatar
          
          
chatgptgemini

Liputan Surabaya – Sampang, Aktivitas tambang galian C di Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, kembali menjadi perhatian publik. Selain menimbulkan dampak lingkungan, aktivitas tersebut juga diduga menggunakan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis solar untuk operasional alat berat di lokasi tambang.

Informasi yang dihimpun dari pemberitaan BeritaMadura.com⁠� menyebutkan, sejumlah excavator dan dump truck beroperasi hampir setiap hari untuk mengangkut material pasir dan batu dari area tambang. Warga sekitar menduga kebutuhan bahan bakar alat berat tersebut berasal dari solar subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi nelayan, petani, dan kendaraan umum.

“Setiap hari kami lihat ada jeriken dan tangki modifikasi dibawa ke lokasi tambang. Kebutuhan solar mereka sangat besar,” ujar seorang warga Camplong yang enggan disebutkan namanya.

SIMAK JUGA  Polres Ngawi Apresiasi dan Dukung Pesilat Muda Berlaga di Kejuaraan Dunia

Menurut warga, dugaan penyalahgunaan solar subsidi tersebut telah berlangsung cukup lama. Namun hingga kini belum terlihat adanya tindakan tegas dari aparat penegak hukum maupun instansi terkait.

Bacaan Lainnya
LIPUTAN SURABAYA

Kondisi itu memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat. Pasalnya, warga biasa harus antre dan dibatasi saat membeli solar di SPBU, sementara aktivitas tambang diduga tetap berjalan lancar dengan kebutuhan bahan bakar dalam jumlah besar.

SIMAK JUGA  Satlantas Polrestabes Surabaya Tindak Lanjuti Dugaan Pungli Anggota Satlantas Polsek Sukolilo

Selain persoalan BBM subsidi, aktivitas tambang juga memicu keluhan warga terkait dampak lingkungan. Debu dari kendaraan pengangkut material disebut mengganggu kesehatan masyarakat, terutama anak-anak dan lansia. Jalan desa pun mengalami kerusakan akibat tingginya intensitas kendaraan berat yang melintas setiap hari.

Aktivis pemerhati kebijakan publik Madura, Zainuddin, menilai dugaan penggunaan solar subsidi untuk operasional tambang merupakan persoalan serius yang harus segera ditindaklanjuti.

“Jika benar solar subsidi dipakai untuk alat berat tambang, ini jelas pelanggaran serius. Aparat dan pemerintah daerah tidak boleh tutup mata,” tegasnya.

SIMAK JUGA  Cek Ketersediaan Beras, Polres Bojonegoro Bersama Tim TPID Sidak Gudang Bulog dan Penggilingan Padi

Ia meminta PT Pertamina (Persero) bersama Polres Sampang segera melakukan investigasi terkait distribusi solar subsidi di wilayah Camplong.

Menurutnya, subsidi BBM merupakan anggaran negara yang ditujukan membantu masyarakat kecil. Karena itu, apabila digunakan untuk kepentingan industri tambang, maka hal tersebut dinilai mencederai rasa keadilan masyarakat.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait dugaan penyalahgunaan solar subsidi di lokasi tambang Camplong. Warga berharap pemerintah daerah dan aparat penegak hukum segera turun tangan melakukan pengawasan serta penindakan agar persoalan tersebut tidak terus berlarut.

HYT AKSESORIS

BAKSO PAK SAN DEPAN TUGU PAHLAWAN 💯