Viral!!! Dugaan Pencabulan Santriwati oleh Oknum Lora di Ponpes Galis Bangkalan Gegerkan Publik

Gambar Gravatar
          
          
chatgptgemini

Liputan Surabaya – BANGKALAN, Jagat maya mendadak ricuh setelah mencuatnya dugaan kasus pencabulan santriwati di sebuah Pondok Pesantren (Ponpes) kawasan Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan. Terduga pelaku disebut-sebut merupakan oknum Lora, anak dari pengasuh pesantren, yang kini menjadi pusat sorotan publik.

Informasi awal terungkap dari unggahan akun Facebook @Ahmad Annur yang menyebut dunia pesantren sedang diuji oleh peristiwa memalukan ini. Ia menegaskan perlunya evaluasi mendalam dari pihak pengasuh untuk menjaga nama baik pesantren yang selama ini menjadi pusat pendidikan moral.

“Pesantren adalah warisan leluhur yang harus kita jaga. Semoga Allah mengampuni dosa-dosa kita dan melindungi kita dari perbuatan keji dan hina ini,” tulisnya, Senin (01/12/2025).

SIMAK JUGA  Berantas Peredaran Narkoba Melalui Asistensi Kampung Bersinar

Tak berhenti di situ, akun @Mathur kembali menyulut perhatian warganet. Dalam unggahannya, ia menyinggung dugaan bahwa puluhan santriwati menjadi korban.

Bacaan Lainnya
LIPUTAN SURABAYA

“Kecamatan Galis bergoyang, oknum Lora puluhan santrinya… Ampun deh, kota dzikir dan shalawat ini punya dosa apa ya?” tulisnya dengan nada geram.

SIMAK JUGA  Satreskrim Polrestabes Surabaya Berhasil Ungkap Kasus Curanmor

Gelombang kekecewaan semakin memuncak ketika sebuah video viral berdurasi 7 detik beredar di TikTok. Dalam video yang diunggah akun @gerakanrakyat itu, seorang emak-emak tampak mengecam keras tindakan oknum Lora tersebut sembari mendesak aparat penegak hukum turun tangan.

“Kepada Polres Bangkalan, segera tangkap Lora yang merudal paksa santriwatinya di Galis supaya tidak bertambah korbannya!” teriaknya lantang.

Video tersebut langsung menyedot perhatian ribuan pengguna TikTok dan memicu gelombang komentar yang mendesak penegakan hukum tanpa pandang bulu. Publik menekan aparat untuk segera bergerak demi mencegah adanya korban tambahan.

SIMAK JUGA  Bos Kenpark Surabaya Dihukum Percobaan 6 Bulan

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pesantren maupun kepolisian. Namun desakan masyarakat agar kasus ini diusut tuntas terus bergema di berbagai platform media sosial.

Publik berharap proses hukum berjalan transparan, para korban mendapat perlindungan, dan citra pesantren sebagai lembaga pendidikan moral tidak ternodai oleh tindakan segelintir oknum.

Pewarta : (Tp)

HYT AKSESORIS

BAKSO PAK SAN DEPAN TUGU PAHLAWAN 💯