Pengangkatan Advokat Baru Oleh KAI, Presidium: Bukan Akhir Dari Proses, Melainkan Permulaan Dari Tanggung Jawab Besar Sebagai Penegak Keadilan

Gambar Gravatar
          
          
chatgptgemini

Liputan Surabaya – Surabaya, Dewan Pimpinan Pusat Kongres Advokat Indonesia (DPP KAI) kembali mengukuhkan advokat baru melalui Sidang Terbuka dengan agenda Pengangkatan Advokat, yang berlangsung secara khidmat di Whiz Luxe Hotel Spazio Surabaya, Sabtu (5/7/2025).

Acara ini dipimpin langsung oleh Ketua Presidium DPP KAI, Adv. Dr. KP. H. Heru S. Notonegoro, SH., MH., CIL., CRA., dan dihadiri para anggota majelis, tamu undangan, serta seluruh calon advokat yang telah lulus ujian Advokat dan telah mengikuti Pendidikan Advokat yang diselenggarakan oleh KAI.

Rangkaian sidang diawali pembukaan sidang dan kemudian pembacaan SK pengangkatan, pembacaan ikrar advokat, hingga prosesi pengukuhan oleh Ketua Majelis dengan penghormatan kepada bendera Merah Putih dan Pataka KAI. Prosesi dilaksanakan dengan tertib dan penuh nilai kebangsaan.

SIMAK JUGA  Personel Brimob Kawal Penormalan Listrik di Aceh Tamiang

Dalam arahannya, Ketua Presidium DPP KAI, Adv. Heru S. Notonegoro, menegaskan bahwa pengangkatan advokat bukanlah akhir dari proses, melainkan permulaan dari tanggung jawab besar sebagai penegak keadilan.

Bacaan Lainnya
SIMAK JUGA  Kapolri dan Presiden Kenakan Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Utama Saat Pimpin Upacara HUT Bhayangkara ke-79
LIPUTAN SURABAYA

“Menjadi advokat tidak hanya soal keahlian hukum, tetapi tentang keberanian moral dan dedikasi terhadap nilai-nilai keadilan. Kita adalah bagian dari benteng terakhir keadilan di negeri ini,” tegas Heru dalam sambutannya.

Ia juga mengingatkan seluruh advokat baru untuk menjunjung tinggi integritas dan menjadikan profesi advokat sebagai ladang pengabdian, bukan sekadar karier.

“Integritas adalah fondasi utama. Advokat sejati bukan hanya membela klien, tetapi juga membela hukum, etika, dan rasa keadilan masyarakat,” ujarnya.

SIMAK JUGA  Cafe D'Pasar Pub & Karaoke Langgar Perda IMB, Dugaan Kamar Mandi Jadi Tempat Asusila

Sidang terbuka ini menjadi bagian penting dalam regenerasi profesi hukum di Indonesia, sekaligus memperkuat posisi KAI sebagai organisasi advokat yang konsisten menjunjung tinggi profesionalisme, kemandirian, dan supremasi hukum.

Acara ditutup dengan doa bersama dan sesi foto para advokat baru bersama Ketua Presidium dan para anggota majelis. Setelahnya, seluruh peserta mengikuti sesi ramah tamah sebagai penutup rangkaian kegiatan.

Pewarta : Musthofa

HYT AKSESORIS

BAKSO PAK SAN DEPAN TUGU PAHLAWAN 💯